Kamis, 21 Maret 2013

Kesehatan Sebagai Modal Utama Kesuksesan

Kesehatan Sebagai Modal Utama Kesuksesan Sebagai seorang manusia, banyak orang yang tidak memikirkan kesehatannya karena kesibukan pekerjaan yang telah menyita waktu mereka, mereka tidak menyadari bahwa sesungguhnya, modal utama mereka adalah kesehatan yang prima yang selalu terjaga. Judul tulisan kali ini adalah kesehatan sebagai modal utama kesuksesan, hal ini dikarenakan saya hanya ingin mengingatkan kepada sobat semua bahwa kesehatan itu yang lebih utama dari segalanya, bahkan saya pikir kesehatan adalah modal utama dalam segala hal selain dari kesuksesan seperti pekerjaan dan yang lainnya.
Ketika seseorang telah sibuk menghabiskan waktu bekerja, saya yakin bahwa banyak para pegawai yang tidak terlalu memikirkan kesehatannya, contoh sederhananya adalah, ketika dari hari senin sampai jumat (bahkan sabtu) mereka rutin bekerja, pada hari liburnya, minggu atau sabtu mereka biasanya banyak meluangkan waktu di rumah saja tanpa melakukan kegiatan olah-raga, saya pun hampir sama dengan orang lain, ketika rasa lelah dari rutinitas, saya balas dendam dengan bersantai ria pada hari minggu dengan menonton TV, menonton DVD, mendengarkan radio atau bahkan tiduran. Apakah semua itu salah? tidak juga tetapi semestinya kita memberikan waktu untuk memperhatikan kondisi dan keadaan kesehatan kita.
Tanpa kesehatan yang baik, seseorang tidak dapat melakukan apa-apa, inilah sebenarnya point utama dari landasan kalimat kesehatan adalah modal kesuksesan. Seorang pengusaha pun yang tidak bekerja pada orang lain, pasti membutuhkan banyak waktu untuk mengontrol segala seluk-beluk usahanya. Apapun itu bentuk usaha yang seseorang lakukan, kesehatan tetap sebagai langkah pertama dan landasan penting dalam mengejar kesuksesan usaha mereka.
Banyak jenis usaha yang orang lakukan, dari usaha besar, menengah ataupun usaha kecil seperti bisnis ikan, bisnis batu-bara, bisnis pakaian, makanan kering ataupun bekerja sebagai PNS, pegawai kantoran, usaha atau bisnis , lalu apakah mereka memperhatikan kesehatan mereka? atau sudah terlalu pusing dengan bisnis yang mereka kerjakan? coba anda tebak, berapa persenkah orang yang memberikan banyak waktu untuk kesehatannya.
Contoh sederhananya adalah seorang pegawai kantoran. Tipe pekerja seperi ini saya pikir lebih membosankan dari pada tipe pekerja lain atau wirausahawan, pergi bekerja diwaktu pagi, pulang diwaktu petang, istirahat, tidur, lalu kembali ke kantor pada esok harinya, tentu rasa jenuh akan menghinggapi mereka dan kesehatanpun menjadi taruhannya. Penyakit stroke, stress, dan penyakit lain banyak menghinggapi para pekerja yang tidak memikirkan kesehatannya, ini penting untuk kita renungkan supaya kita selalu ingat dengan anugerah terbesar yang Tuhan berikan kepada kita.
Banyak tips untuk menjaga kesehatan kita supaya modal utama ini tetap memberikan kekuatan untuk kesuksesan kita, baik itu pekerjaan, sekolah, dan lain-lain. Mulai saat ini, berikanlah sedikit waktu untuk memelihara klesehatan kita mulailah untuk banyak minum air putih, tidur tepat pada waktunya, hindari asap rokok, kurangi makanan berlemak, banyak-banyaklah berolah-raga seperti jalan santai dihari minggu, senam di rumah atau kalau sempat pergilah ketempat kebugaran di waktu lenggang seperti hari minggu.
Seorang pengusaha atau wirausahawan sebenarnya memiliki banyak kontrol waktu dari pada pekerja kantoran yang rutin bekerja pergi pagi dan pulang malam. Pengusaha biasanya adalah seorang yang sudah bosan menjadi pegawai dan ingin memiliki banyak waktu luang untuk bersama keluarga ataupun ingin memiliki usaha sendiri yang tidak di atur oleh orang lain. Anda berutung jika anda tipe seperti anda, maka luangkanlah waktu untuk menjaga kesehatan anda sebelum terlambat.
Sobat tidak dapat menjadi seorang pekerja teladan jika jarang masuk kerja karena sakit, sobat tidak dapat sukses dengan usaha sobat jika banyak waktu terbuang karena urusan kesehatan anda yang buruk, maka dari itu, saya ingin mengingatkan bagi para sahabat yang telah melupakan kesehatan, untuk segera kembali kejalur yang benar he hee. Semoga sukses dan sehat selalu.
Sumber : http://keldaniaz.blogspot.com/2012/11/kesehatan-sebagai-modal-utama-kesuksesan.html

Selasa, 19 Maret 2013

Mengapa darah dalam tubuh mengental?

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.
Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%.Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah :
OTAK DAN DARAH.. .!!!
Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki Komponen air 95%. Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 ! liter sehari…? Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya…? Dengan jalan “menyedot” air dari komponen tubuh sendiri.Dari otak…?
Belum sampai segitunya (wihh…bayangkan otak kering gimana jadinya…), melainkan dari sumber terdekat : Darah. !! Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer. Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah
Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi “encer”, dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen,
Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..( ya wajarlah namanya juga kurang makan…)
Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental), maka serangan stroke bisa lebih lekas datang
Sekarang tinggal anda pilih: melakukan “investasi” dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari- atau- “membayar bunga” lewat sakit ginjal atau stroke.

Sabtu, 16 Maret 2013

Penyebab Perut Buncit yang harus kita hindari

Banyak yang khawatir dengan dengan perut buncit, mulai dari berkurangnya rasa percaya diri serta rasa yang tidak nyaman. Banyak hal juga yang dilakukan untuk mengecilkan perut buncit ini, namun belum tentu semua dapat berhasil. Keadaan perut buncit bukanlah tanpa penyebab, semua itu terjadi dikarenakan pola hidup kita yang memang agak kurang baik / sehat. penyebab perut buncit Ada banyak hal yang dapat menjadi penyebab perut menjadi buncit, berikut ini beberapa penyebabnya.
Makan atau mengemil pada malam hari
Bagi yang suka makan atau mengemil pada malam hari, sebaiknya segera menghilangkan kebiasaan ini. Pada malam hari biasanya kita sedikit beraktifitas sehingga sedikit juga kalori yang dipakai. Menumpuknya kalori dari makanan atau cemilan akan menyebabkan perut menjadi buncit.
Alkohol
Kandungan kalori dan gula dalam alkohol hampir menyamai makanan berlemak. Alkohol dapat membuat kerja hati kita semakin keras untuk menetralisirnya, sehingga gula yang seharusnya disaring menjadi terlewat dan menumpuk.
Duduk Terlalu Lama
Bagi kita yang bekerja dikantor dan biasa duduk lama dapat menyebabkan perut menjadi buncit, posisi duduk yang kurang baik ( terlalu condong kedepan ) akan membuat perut menekan kedepan.
Junk Food
Makanan cepat saji / fast food / junk food yang biasa kita konsumsi adalah sumber lemak dan kalori yang besar. Kalori dan lemak yang semakin menumpuk membuat perut semakin buncit.
Tidur Sehabis Makan
Jangan pernah tidur sehabis makan. Pada saat tidur tubuh kita tidak melakukan aktifitas sehingga proses pencernaan pun tidak optimal. Makanan yang baru dimakan, tidak akan tercerna secara baik yang dapat membuat buncit.
Tidak / Jarang Olahraga
Selain untuk kesehatan, olahraga juga sangat penting untuk menjaga agar tubuh tetap proposional. Dengan jarang berolahraga akan membuat lemak dalam tubuh semakin menumpuk sehingga menyebabkan perut buncit.
Makanan mengandung gas
Perlu kita bahwa ada bahan makanan yang dapat menghasilkan gas, diantaranya ubi, kol, brokoli, kopi, minuman bersoda. Dengan banyaknya kandungan gas dalam perut akan membuat kembung dan perut buncit.
Menunda makan
Kita terkadang menunda waktu makan yang dikarenakan kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Dengan telatnya makan, akan membuat kita sangat lapar dan mengkonsumsi makanan yang berlebihan.
Banyaknya kebiasaan buruk yang kita lakukan tanpa kita sadari dapat menyebabkan perut menjadi buncit. Oleh karena pola hidup sehat dan teratur sangatlah penting dalam menjadi kondisi tubuh dan kesehatan.
Dari Berbagai Sumber by Admin A&J

Thank you

Assalamualaikum...... memulai dengan sesuatu yang baru